Tampilkan postingan dengan label Photograpy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Photograpy. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 Agustus 2014

BELAJAR CARA CEPAT JADI PHOTOGRAPHER PEMULA

Bagi anda yang suka fotografi, ini ada sedikit tips agar anda dapat langsung belajar fotografi.

5 teknik fotografi untuk pemula


1. Depth of field (ruang tajam)
Hal-hal yang mempengaruhi ruang tajam:
  • -Jarak pemotretan (jauh=luas, dekat=sempit)
  • -Bukaan diafragma (kecil=luas, besar=sempit)
  • -Jarak fokus lensa /focal length (tele=sempit, wide=luas, normal=bisa diatur)

Contoh foto dengan teknik depth of field

2. Panning
  • -Panning adalah salah satu cara untuk memberikan kesan gerak pada foto.
  • -Ketika melakukan panning, anda harus mengikuti objek selama membidik.
  • -Hasil foto menjadikan objek menjadi relatif tajam dibandingkan dengan backgroundnya yang hampir sepenuhnya blur.
  • -Untuk mendapatkan foto panning secara maksimal; dengan speed rendah (8-60), dan pakailah tripod (kaki tiga).

Contoh foto dengan teknik panning

3. Slow & stop action
  • -Slow action : salah satu teknik fotografi yang bertujuan memperlihatkan/menangkap gerakan objek. Biasanya digunakan kecepatan rendah, antara 1/30 sampai 1 detik
  • -Stop action : kebalikan dari slow, yaitu teknik fotografi untuk bertujuan membekukan gerak objek. Biasanya digunakan kecepatan tinggi, antara 1/125 sampai 1/4000 atau lebih.

Contoh foto dengan teknik slow action

Data teknis:
-Kamera : Nikon FM10
-Lensa : 35 – 70 mm
-Speed : 8
-Diafragma : 3,5
-ASA : 200
-Lokasi : TBS

Contoh foto dengan teknik slow action

Kamera : Canon 30D, speed : 10, diapragma : 5,6 ASA: 1600

Contoh foto dengan teknik stop action

Data teknis:
-Kamera : Nikon D100 Digital
-Lensa : 28 – 105 mm Nikkor D
-Speed : 125 (with soft box)
-Diafragma : 16
-ASA : 200

4. Zooming
  • -Zooming adalah teknik foto untuk memberikan kesan gerak dengan mengubah panjang fokus lensa.
  • -Perubahan panjang fokus hanya dapat dilakukan dengan lensa zoom.
  • -Untuk mendapatkan kesan gerak, anda harus menggunakan kecepatan rana tidak lebih dari 1/30 detik.
  • -Untuk mendapatkan foto zooming secara maksimal, pakailah tripod (kaki tiga)

Data teknis:
-Kamera : Nikon D100 Digital
-Lensa : 28 – 80 Nikkor D
-Speed : 5 (with flash)
-Diafragma : 3.5
-ASA : 400
-White balance : flash

Contoh foto dengan teknik zooming

5. Bulb
  • -Kecepatan rana dapat diatur sesuai dengan waktu yang kita inginkan.
  • -Teknik ini dilakukan dengan menahan tombol pelepas rana dengan lebih lama.
  • -Untuk mendapatkan hasil foto bulb secara maksimal, dapat digunakan kabel release dan tripod.
  • -Misal, kita mempergunakan kecepatan 30 detik sampai habis waktu perekaman cahaya.

Mengenal Kamera dan Lensa untuk Belajar Fotograf

Berikut ini adalah beberapa hal yang harus Anda ketahui sebelum memulai belajar fotografi.
Belajar Fotografi - Berkenalan dengan Kamera


Sebelum memilih kamera yang akan digunakan untuk belajar memotret, atau belajar fotografi, sebaiknya ketahui dahulu jenis-jenis kamera beserta kelebihan-kelebihannya.

Ada dua jenis kamera yang bisa digunakan, yaitu kamera DSLR dan kamera saku. Untuk yang baru belajar fotografi, bisa digunakan kamera saku. Namun, para pengguna kamera SLR atau DSLR pun tidak menutup kemungkinan untuk kembali belajar fotografi untuk lebih memahami seni fotografi tersebut.

Ada banyak hal yang harus dipelajari dalam fotografi. Beberapa hal tersebut akan dijelaskan lebih lanjujt di dalam bahasan artikel ini. Oleh karena itu, baca terus artikel ini sampai tuntas agar Anda bisa belajar fotografi mulai dari sekarang.

Belajar Fotografi - Ukuran Kamera

Kamera DSLR (Digital Single Lens Reflex) ukurannya lebih besar daripada kamera saku.

Sedangkan kamera saku ringan dan mudah dibawa ke mana-mana. Sesuai dengan namanya, kamera saku bisa dimasukkan ke dalam saku baju ataupun celana.

Untuk sekadar belajar fotografi tingkat pemula, sebaiknya kamera yang digunakan adalah kamera digital. Selain bentuknya yang simpel, kamera digital juga tidak terlalu “merepotkan”.

Belajar Fotografi - Kualitas Kamera


Ketika belajar fotografi, apabila Anda menggunakan kamera DSLR, pemandangan yang Anda lihat akan sama dengan yang tertangkap kamera.

Sedangkan jika menggunakan kamera saku, apa yang Anda lihat, belum tentu sama dengan yang tertangkap kamera.

Hal ini disebabkan ukuran sensor masing-masing kamera berbeda.Sensor pada kamera DSLR lebih besar daripada sensor pada kamera saku.

Selama ini orang menganggap semakin besar ukuran piksel pada kamera, semakin bagus hasil fotonya.

Padahal yang menentukan bagus atau tidaknya hasil foto bukan piksel, melainkan sensornya. Pelajaran tentang sensor ini menjadi penting ketika Anda mulai belajar fotografi.

Belajar Fotografi - Fungsi Kamera


Biasanya kamera DSLR digunakan oleh para fotografer profesional seperti jurnalis, fotografer wedding ataupun fotografer komersial lainnya. Takjarang juga kamera DSLR digunakan oleh para peminat fotografi, untuk mempelajari cara memotret lebih dalam. Meskipun terhitung sulit bagi pemula, kamera jenis ini juga cukup diminati oleh mereka yang akan belajar fotografi.

Adapun kamera saku lebih sering digunakan untuk mengabadikan foto ketika sedang berlibur, dengan alasan bentuknya yang simpel dan tidak banyak memakan tempat.

Belajar Fotografi - Harga Kamera
Dari segi harga, kamera DSLR lebih mahal daripada kamera saku. Hal ini tentu saja dikarenakan kamera DSLR memiliki fitur lebih banyak dibanding kamera saku. Mengeluarkan dana yang besar padahal masih dalam tahap belajar fotografi rasanya belum terlalu penting, jadi pikirkan terlebih dahulu.

Belajar Fotografi - LENSA Kamera


Dalam dunia fotografi, terdapat berbagai macam lensa yang berbeda fungsinya. Jenis-jenis lensa ini perlu Anda ketahui ketika belajar fotografi.

Mengetahui jenis lensa tentunya sangat membantu. Anda bisa membuat sebuah gambar yang indah dengan memerhatikan lensa kamera. Bagaimanapun juga, bagian pertama dari kamera yang bertugas untuk menangkap obyek adalah lensa.

Belajar Fotografi - Mengetahui Jenis - jenis Lensa
Berikut ini adalah beberapa jenis lensa yang pasti akan sering Anda dengar ketika belajar fotografi:

Lensa Fixed (Lensa Prime)
Merupakan lensa yang wajib dimiliki oleh para fotografer. Bagi yang masih dalam tahap belajar fotografi, lensa jenis ini masih belum terlalu wajib. Lensa ini memiliki satu rentang fokal. Biasanya digunakan untuk mengambil gambar potret atau model. Jenis yang sering digunakan adalah: 50 mm, 85 mm, dan 135 mm.


Lensa Standard
Disebut juga lensa kit, yaitu lensa yang merupakan bawaan dari kamera. Rentang fokal lensa ini antara 16-85 mm. Lensa ini nantinya juga akan cukup akrab dengan Anda yang masih dalam tahap belajar fotografi. 


Lensa Wide
Sesuai dengan namanya, lensa ini dapat menangkap gambar selebar mungkin. Lensa ini digunakan untuk mengambil gambar pemandangan (landscape) ataupun arsitektur. Lensa wide yang paling sering digunakan adalah jenis fisheye. Seperti mata ikan, lensa ini dapat menangkap gambar yang berada di samping kiri dan kanan kamera. Jenis lensa ini akan sangat berguna jika Anda sudah belajar fotografi tahap lanjut.


Lensa Tele
Lensa tele ini digunakan untuk mengambil gambar yang jauh, agar menjadi tampak lebih dekat. Fotografer menggunakan lensa ini untuk memotret momen olahraga, satwa liar atau liputan yang mengharuskan fotografer berada pada jarak yang jauh dari objek. Bagi Anda yang baru belajar fotografi, dianjurkan menggunakan lensa tele yang telah dilengkapi fasilitas image stabilization. Fungsi image stabilization adalah untuk meredam getaran, karena lensa ini cukup berat bila digunakan oleh orang yang belum terbiasa menggunakannya.


Lensa Makro
Lensa ini digunakan untuk mengambil foto detail suatu benda (close-up fotografi) seperti gambar hewan kecil dan detail bunga. Contohnya foto semut, laba-laba, putik bunga dan lain-lain. Jenis lensa ini terbagi dua, yaitu lensa zoom makro dan lensa fixed makro. Hasil foto yang dihasilkan oleh lensa fixed makro lebih tajam daripada foto yang dihasilkan oleh lensa zoom makro. Belajar fotografi menggunakan lensa ini akan sangat menyenangkan, tetapi cukup sulit untuk pemula.

Tips merawat kamera yang baik

Kata Orang Bijak, Merawat lebih baik dari Pada memperbaiki. Mau ngak mau bagi pemula yg mulai menyukai kamera, dia harus membiasakan merawat kameranya. Untuk merawat kamera tidak perlu sampai harus membeli lemari penyimpanan khusus. Asal kita konsisten kita akan mendapatkan hasil yg tdk mengecewakan. Saya anjurkan jangan memakai lampu pijar kecil mengingat suhu akan naik dan berakibat kepada system kedap cahaya kamera seperti karet, beludru, dll. Saya mencoba menawarkan kiat sederhana penyimpanan

1. Kamera dibongkar setiap kali habis hunting / dipakai dan dibersihkan satu persatu dari debu, minyak, air, keringat, dll. Lepaskan pula baterai dari body.

2. Jangan pernah menyimpan kamera bercampur dgn baju / pakaian. Hal ini karena biasanya suasana tempat penyimpanan baju lembab dan juga biasanya lemari baju ditaruh Kapur barus yg uapnya dapat merusak lensa.

3. Pilih penyimpanan kamera di ruangan yg ber AC. Hal ini karena AC menyebabkan kelembaban ruangan tersebut turun.

4. Pergunakan container yg tahan air seperti Tapperware untuk penyimpanan kamera. (Test uji kebocoran kalau perlu)

5. Beli Silica Gel yang literan / kiloan di Toko Kimia. Warna aktif adalah biru dan warna jenuh adalah merah muda. Tempatkan silica gel ini kedalam tempat film 35mm yg sudah tdk terpakai dgn terlebih dahulu membuat lobang pernapasan secukupnya di tempat tsb. Maksudnya agar silica gel dgn aktif dapat menyaring butiran air yg ada di dalam udara container tsb.

6. Bila sudah jenuh, silica gel dapat dipanggang diatas kompor gas guna memaksa butiran air menguap. Silica gel yg telah aktif akan kembali berwarna biru gelap. Tunggu sampai dingin dan masukkan kembali kedalam tempatnya. Saya memanggangnya diatas loyang datar utk membuat kue.

7. Lakukan memanggang silica gel ini setiap kali warna telah berubah menjadi dominant merah muda (Kira kira 2 bulan sekali tergantung jumlah silicagel yg ada). Proses ini bisa dilakukan sampai puluhan kali tanpa mengurangi kualitas daya serap.


Semoga tips ini bermanfaat bagi rekan yg baru belajar. Terima Kasih

Tips Membuka Potret Bisnis Fotografi

Fotografi adalah karir yang indah, dan Anda mungkin ingin mengejar itu? Namun, untuk menjadi fotografer yang sukses, Anda harus memerlukan studio foto! Ikuti panduan ini untuk mendapatkan hal itu, membuat uang, dan melakukan apa yang Anda cintai.



1. Dapatkan lokasi. Tempat yang Anda pilih harus lebar, luas, dan nyaman. Banyak peralatan harus diatur, "dan Anda membutuhkan ruang untuk berbagai berikut : latar belakang, penyimpanan peralatan, dan bahkan orang-orang!.


2. Dapatkan ruang tunggu (opsional). Jika Anda pergi untuk pendekatan profesional, Anda mungkin ingin membangun ruang tunggu, di mana pelanggan dapat bersantai dan bersantai sebelum datang untuk foto-foto mereka. Kamar ini tidak harus luas sebagai "ruang foto" Anda. Tapi itu harus cukup besar. Mengatur kursi dan / atau beberapa sofa, sehingga pelanggan Anda dapat duduk dan melihat-lihat. Ruangan ini harus penuh warna, hangat dan ramah. Menggantung beberapa fotografi kerja masa lalu Anda pada dinding, bagi pelanggan untuk mengamati dan membandingkan. Anda juga dapat memberikan majalah untuk hiburan mereka. Buat suasana yang menyenangkan dengan mengeksplorasi pilihan dinding dan karpet. Membuat pelanggan Anda merasa seperti tamu, dan hal yang baik mungkin juga bisa dilakukan dengan menyediakan makanan ringan atau lain sebagainya yang dapat menyamankan pengunjung ditempat anda.


3. Dapatkan pekerja dan menetapkan jadwal. Cara untuk mendapatkan pekerja ditempat studio foto Anda. "Tentukan pengalaman dan gaya orang yang Anda cari, orang yang siap berdedikasi untuk membantu Anda. dan didalam hal ini Anda akan membutuhkan suatu tempat antara 2-8 orang untuk berhasil mendirikan studio foto Anda. Setelah Anda selesai proses ini, dan memiliki tim yang baik, Anda dapat mulai membuat jadwal. Ketika studio foto Anda akan membuka dan menutup setiap hari? Siapa yang akan bekerja setiap hari, dan untuk berapa lama? Diskusikan hal ini dengan pekerja Anda saat ini. Sebagai bos, itu adalah tugas Anda untuk memastikan semua orang memiliki jam mereka dilakukan, dan bahwa mereka telah sepakat untuk datang ke studio di waktu-waktu tertentu. dan beberapa hal yang harus diperhatikan diantaranya " platform dasar dari sebuah studio foto: tempat, dan kerangka waktu.


4. Dapatkan latar belakang kertas mulus. Sebuah studio foto yang baik harus memiliki berbagai pilihan latar belakang.
Untuk foto, Pelanggan akan mengharapkan desain berkualitas, lanskap, dan warna solid, untuk pujian foto mereka. Latar belakang tidak boleh ceroboh atau tidak profesional. Memiliki latar belakang beberapa untuk memilih dari (putih solid, hitam solid, dan mungkin yang pemandangan beberapa). Mereka harus cukup besar untuk mengambil seluruh frame. Gunakan gel pada pencahayaan latar belakang untuk menyesuaikan penampilan (latar belakang putih solid dapat tampak merah dengan bantuan gel).


5. Pelanggan Anda akan menghargai kenyataan bahwa Anda ingin mereka tampak hebat! salah satunya, "Tunjukkan bahwa Anda menghormati ini, dengan menyediakan makeup untuk mereka gunakan. Menyewa seorang seniman make-up untuk merias wajah bagi mereka. Menyediakan cermin berukuran sedang, yang dapat membantu mereka dalam menempatkan riasan pada. Juga, pertimbangkan untuk menyediakan aksesoris untuk foto seperti: topi, jewlery, dompet, dsb. "Hal ini dapat membantu membuat foto lebih menyenangkan, dan dalam hal ini, pelanggan Anda akan senang dengan bantuan besar Anda.



6. Tentukan harga.Harga merupakan faktor penting untuk dipertimbangkan saat membuat sebuah studio foto. Sebuah biaya yang terlalu tinggi, akan menunjukkan bahwa Anda serakah, dan akan memiliki Anda kehilangan pelanggan dengan sangat cepat. Namun, biaya yang terlalu rendah, akan membuat keuntungan Anda minim. Caranya dengan Melihat harga di daerah Anda, atau bisa juga diliat dari Faktor upah karyawan Anda, bisa juga dari biaya peralatan studio, dan pengalaman Anda dalam berbagai hal.

7. Posting daftar harga sehingga pelanggan dapat melihatnya.

8. Nama studio. Setiap studio fotografi membutuhkan nama untuk menarik pelanggan. Nama yang Anda berikan dapat unggul atau gagal seperti bisnis. Diskusikan nama pilihan dengan sesama colleages Anda dan berpikir tentang kerja sama Anda.
Apa saja poin kuatnya? Bagaimana Anda bisa mengungkapkan hal ini dalam beberapa kata? Memberikan semua orang kesempatan untuk berbagi pendapat mereka tentang masalah ini, sebelum menulis dan memberikan pendapatnya diantara masing-masing. Ajukan suara antara semua orang. Namun, jika Anda merasa bahwa nama pemenang tidak akan menjual foto Anda, kemudian membawanya sampai withing diskusi. Sebagai bos, Anda harus mampu untuk menyuarakan pendapat Anda tentang masalah ini dan mencoba untuk datang dengan solusi yang dikompromikan.

9. Iklan studio. Sekarang Anda telah menetapkan lokasi, pekerja, alat peraga, dan bahkan nama yang keren, saatnya untuk mulai iklan studio fotografi Anda. Sebelum memulai iklan yang sebenarnya,terlebih dahulu membuat daftar semua poin studio yang kuat. Mengapa pelanggan ingin datang ke studio fotografi Anda? didalam hal itu berikanlah informasi kontak (seperti nomor telepon Anda yang dapat dihubungi, untuk menjadwalkan janji atau mendapatkan informasi lebih lanjut), termasuk alamat lokasi Anda.

10. Menjalankan bisnis. Ketika Anda mendapatkan lebih banyak pelanggan, menjalankan bisnis yang sesuai.

Cara Mengambil Foto Bagus Menggunakan DSLR

Cara Mengambil Foto Bagus Menggunakan DSLR | Top tips untuk membantu Anda menemukan gambar yang sempurna dengan menggunakan kamera DSLR



Perhatikan Beberapa Langkah disini tetang Bagaimana "Cara Mengambil Foto Bagus Menggunakan DSLR.


  • 1. Pastikan lensa kamera Anda bersih.Jika Anda menggunakan DSLR, Anda juga perlu memastikan bahwa sensor bersih, Hal ini mudah dilakukan dan akan menghindari gambar Anda memiliki apapun titik yang tidak diinginkan.
  • 2. Baca manual kamera Anda. Baca manual kamera Anda. Baca manual kamera Anda. Kedengarannya membosankan, tetapi 1-2 jam dengan manual dan kamera di tangan akan menjamin bahwa Anda akan belajar untuk memahami dengan cepat. Semakin cepat Anda dapat beroperasi dalam mode manual penuh lebih baik. Ini adalah satu-satunya cara untuk mulai mendorong kemampuan fotografi Anda.
  • 3. Dapatkan subjek Anda di tempat yang tepat. Jika Anda menembak potret atau sekelompok orang, Pastikan tidak ada yang tumbuh keluar dari kepala mereka dan jika Anda ingin menampilkan latar belakang Anda kemudian melakukannya. Meminta Anda subjek (s) untuk bergerak maju atau mundur dan membidik Anda dengan subjek Anda dibingkai keras ke kiri atau kanan dapat bekerja dengan sangat baik. Jangan malu-malu untuk memindahkan subjek Anda (s) di sekitar, itu adalah cara terbaik untuk belajar.
  • 4.Framing/Pembingkaian. Lihatlah gambar di majalah, menonton film dan melihat bagaimana mereka dibingkai. Anda perlu untuk memungkinkan cukup ruang kepala, tapi tidak terlalu banyak bijak lain gambar dapat terlihat canggung. Jangan memotong setengah tangan atau bagian kepala mereka. Cobalah untuk tidak menempatkan orang secara langsung di tengah frame. Hal terbaik yang pernah diajarkan adalah 'Jika terlihat baik, itu baik!
  • 5. Dapatkan pencahayaan yang tepat. Pencahayaan sangat penting dan membantu mengatur suasana hati. Sementara menggunakan flash unit tambahan bisa menjadi maju sedikit, tambahkan pengaturan flash internal Anda ke tingkat yang benar untuk lingkungan pencahayaan, Hal ini membuat Perbedaan besar. namun jika Anda memiliki DSLR, dapatkan flash eksternal dan percobaan menggunakan itu dari kamera.
  • 6. Kontrol eksposur. Mampu mengendalikan eksposur dan kecepatan rana secara manual akan berarti bahwa Anda dapat mengekspos apa yang Anda ingin.
  • 7. Memahami Depth of Field. Belajar dasar-dasar kedalaman lapangan (DOF) dan bagaimana paparan (F Berhenti), kenaikan atau penurunan apa yang ada dalam fokus akan memperluas kreativitas Anda pada akhir.


  • 8. Memiliki kamera ke tangan. Fotografi adalah semua tentang menangkap momen dan saat hanya berlangsung sesaat, untuk itu anda perlu mempersiapkan beberpa kamera cadangan kalau diperlukan.
  • 9. Pencahayaan. Jika Anda menembak di siang hari dan ingin gambar terbaik, kemudian menggunakan matahari untuk keuntungan Anda. Fotografi backlit dapat terlihat fantastis, dan sangat membantu untuk memisahkan subjek Anda dari latar belakang dan dapat memberikan citra yang lebih 3D. Anda akan terkejut betapa efektifnya metode ini dan akan secara dramatis mengangkat bayang-bayang dari wajah subjek Anda dan meningkatkan gambar Anda.
  • 10. Cobalah untuk menggunakan lensa prime. Dengan ini, tidak berarti pergi dan membeli lensa panjang fokus tetap mahal, hanya mengatur lensa kamera Anda zoom sekitar 50mm, Jangan selalu menembak dari berdiri, hanya karena ini adalah yang paling nyaman.
  • 11. Jangan takut untuk menembak vertikal. Karena sebenarnya, Vertikal dapat benar-benar sesuai gambar tertentu, terutama potret. Mencobanya adalah cara yang tepat.
  • 12. Jika Anda mengambil gambar dari orang yang Anda tidak tahu, maka pastikan Anda tersenyum! Kedengarannya sederhana, tapi orang-orang selalu menghargainya